Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa, Gibran: Saya Memohon Maaf.

Wakil Presiden (RI) Gibran Rakabuming usai Konferensi Tingkat Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg Expo Centre, Afrika Selatan, Minggu (23/11/2025).(KOMPAS.com/Rahel) JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permintaan maaf atas insiden mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) menabrak guru dan puluhan siswa SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). “Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini,” jelas Gibran dalam keterangan resminya, Kamis. Ia pun mendorong agar para siswa dan guru yang menjadi korban tidak hanya mendapat penanganan secara medis, tetapi juga psikologis. “Saya mendorong penanganan medis yang maksimal bagi para korban, serta pendampingan dan trauma healing bagi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01,” kata Gibran. Gibran juga meminta agar kasus ini harus diselesaikan secara terbuka hingga tuntas. Mantan Wali Kota Solo ini juga telah meminta BGN agar melakukan evaluasi menyeluruh, agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Saya juga telah meminta agar segera dilakukan pengusutan tuntas, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Tidak boleh terulang,” sambungnya. Sebelumnya diberitakan, mobil pengangkut MBG menabrak sejumlah siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Berdasarkan data yang dihimpun tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di RSUD Cilincing, terdapat total 22 korban dari insiden ini. Sebanyak 21 korban merupakan siswa SDN Kalibaru 01, dan satu orang guru turut mengalami luka berat. Total 14 siswa dirawat di RSUD Cilincing, dan 7 siswa lainnya bersama seorang guru dirawat di RSUD Koja. Adapun, hingga Kamis pukul 15.30 WIB, data BPBD menyatakan bahwa total 11 orang sudah dipulangkan dari RSUD Cilincing. Sementara, tiga orang di RSUD Cilincing san delapan orang di RSUD Koja harus menjalani rawat inap. Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2025/12/11/17494861/mobil-mbg-tabrak-puluhan-siswa-gibran-saya-memohon-maaf. Membership: https://kmp.im/plus6Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Selengkapnya

Jokowi Segera Turun Gunung Menangkan PSI.

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), Kamis (6/11/2025).(KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati) JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) disebut akan turun gunung untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilu 2029 mendatang. PSI membeberkan, Jokowi telah berjanji segera membantu perjuangan partai berlambang gajah itu. Akan tetapi, PSI meminta ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ini untuk fokus beristirahat terlebih dahulu supaya bisa memulihkan kondisi kesehatannya 100 persen kembali. Sebab, mereka menilai, pertarungan yang sesungguhnya baru akan terjadi di tahun 2027, 2028, dan 2029. Bahkan, ketika Jokowi sudah turun gunung nanti, PSI pede akan terjadi badai politik, di mana kader partai pemenang pun rela pindah ke PSI. Janji Jokowi ke PSI Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengatakan, Jokowi telah berjanji akan berjuang memenangkan PSI di Pemilu 2029. Ia menyebut, Jokowi akan turun ke lapangan dan ikut bertempur bersama PSI. Ali menyampaikan ini saat Pra Rakerwil Seluruh Kader PSI Se-Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025) malam. “Pak Jokowi sudah berjanji pada saya, insya Allah beliau akan totalitas berjuang bersama-sama, akan tempur, turun ke lapangan, berjuang bersama-sama membersamai kita untuk memenangkan PSI,” ujar Ali. Ketua Harian PSI Ahmad Ali saat mengunjungi Ponpes Anharul Ulum di Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA) Hanya saja, Ali menyebut PSI meminta Jokowi untuk lebih banyak beristirahat saat ini. “Hari ini beliau kami minta untuk lebih banyak istirahat, memulihkan supaya kondisinya fit 100 persen. Sehingga nanti 2027 beliau kembali prima seperti biasa. Dan beliau saya mewakili betul efek Jokowi itu masih sangat kuat di Indonesia,” jelasnya. Ali pun mengungkit PSI yang menjadikan Jokowi sebagai patron. Ia menegaskan, PSI menjadikan Jokowi sebagai patron lantaran dirinya merupakan mantan presiden, bukan karena ayah ketum PSI. Menurutnya, Jokowi hanyalah orang yang berasal dari kampung, yang juga bukan keturunan raja. “Kalau kemudian kita perhatikan tagline PSI partai super terbuka, dan kemudian menjadikan Pak Jokowi sebagai patron, bukan karena dia presiden, bukan karena beliau mantan presiden,” jelas Ali. “Tapi beliau adalah sebagai simbol, penyemangat, beliau adalah kita, kita orang kampung, kita orang desa. Bahwa dia terlahir dari kampung, dia bukan lahir dari keturunan raja, dia bukan ningrat, beliau bukan dari keturunan orang kaya,” sambungnya. Meski Jokowi berasal dari rakyat biasa, klaim Ali, tapi dia bisa menjadi Presiden RI karena kejujurannya. “Beliau rakyat biasa. Tapi dengan kejujuran, moralitas, integritas, mengantar beliau menjadi Presiden Republik Indonesia. Tidak ada pemimpin di negeri ini yang memiliki pengalaman seperti beliau, mulai dari wali kota, gubernur, dan presiden,” imbuh Ali. Tak Khawatir Dianggap Cawe-cawe. Ali pun heran dengan publik yang tidak pernah memusingkan mantan presiden lain yang saat ini terang-terangan sibuk berpolitik. Ia meminta publik untuk tidak menutup mata kepada mantan presiden yang sampai saat ini masih belum mau melepaskan jabatan dari partainya masing-masing. Diketahui, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, sementara Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. “Sudah waktunya bangsa ini juga berlaku adil. Ya kalau banyak orang mengatakan jangan melawan lupa, ya juga waktunya jangan kita menutup mata. Hari ini di depan mata kita ada beberapa mantan kepala negara yang masih asyik-asyik saja di partai politik, dan bahkan mendirikan partai politik. Dan sampai hari ini belum mau melepaskan jabatan-jabatan itu. Kok tidak direpotin, tidak dipusingkan gitu lho?” ujar Ali. Ali mengatakan, jika Jokowi ingin membantu PSI, maka itu adalah hak politiknya, sehingga mereka tak perlu mempersalahkan keputusannya. Mantan politikus Partai Nasdem itu pun bingung dengan orang-orang yang takut ketika Jokowi terjun di dunia politik lagi setelah selesai menjabat presiden. “Cawe-cawe, apa sih cawe-cawe itu? Hari ini kalau kita mau jujur, jangankan anak Presiden. Coba cek di seluruh Indonesia, ada berapa sih anak gubernur yang jadi kepala daerah? Ada berapa sih anak bupati yang jadi bupati itu sendiri? Ini kan adalah faktanya,” jelasnya. “Cuma karena kemudian Pak Jokowi ini menjadi sesuatu yang kemudian terlalu luar biasa, dan kemudian orang pada ketakutan, sehingga apa pun yang dilakukan selalu menjadi sorotan kamera,” sambung Ali. Maka dari itu, kata Ali, PSI berharap besar pada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberi mereka banyak teladan. Salah satunya, pernyataan Presiden Prabowo ketika meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu yang meminta agar pemimpin terdahulu tidak boleh dijelek-jelekkan. Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya dengan Presiden ke-7 Joko Widodo memiliki hubungan baik, saat meresmikan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025). (Dok. YouTube Sekretariat Presiden) “Termasuk teladan bagaimana selalu dia berpesan untuk kita menghormati para pemimpin terdahulu, bagaimana kejujurannya selalu mengatakan bahwa dia selalu ingin dipecah belah dengan Pak Jokowi, tapi dia selalu berpesan bahwa, ‘janganlah, jangan pemimpin itu ketika dia berkuasa dipuja-puji, setelah tidak berkuasa dikuyuk-kuyuk’,” paparnya. Pernah Nyatakan Dukung PSI Sementara itu, dalam Kongres PSI di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Sabtu (19/7/2025) lalu, Jokowi sudah mengungkapkan ingin mendukung PSI. Jokowi menyatakan dukungan penuhnya terhadap PSI di bawah kepemimpinan baru Kaesang Pangarep, yang juga merupakan putra bungsunya. Ia berharap PSI mampu tampil sebagai partai yang tak hanya cerdas dan bijak, tetapi juga kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. “Oleh sebab itu, saya akan full mendukung PSI,” tegas Jokowi disambut tepuk tangan dan teriakan para kader PSI. Jokowi juga menyampaikan keyakinannya bahwa PSI akan tumbuh menjadi partai besar dan kuat di masa depan. Namun, ia mengingatkan hal ini tidak bisa buru-buru dan memerlukan proses. “Saya masuk tadi memberikan feeling kepada saya, bahwa auranya PSI-nya akan menjadi partai kuat dan partai besar. Tapi, jangan tergesa-gesa, ada step-step-nya,” katanya. Menurut dia, momentum tersebut bukan di Pemilu 2029, melainkan akan mulai terlihat pada tahun 2034. “Belum di 2029. Feeling saya akan mulai di 2034,” ujar Jokowi. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/11/16/10302851/jokowi-segera-turun-gunung-menangkan-psi. Membership: https://kmp.im/plus6Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Selengkapnya

Makna Politik Pujian Prabowo kepada Bahlil

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam peringatan puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Puncak HUT Partai Golkar tersebut mengusung tema Doa untuk Bangsa: Merajut Kebersamaan, Membangun Indonesia Maju. Tema ini diangkat sebagai respons terhadap situasi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta). TAK hanya saling lempar pantun, Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga saling lempar pujian. Ini terjadi pada peringatan puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan Jakarta pada 5 Desember 2025 lalu. Bahlil, dalam pidato politiknya, menyampaikan bahwa kehadiran Prabowo di setiap peringatan ulang tahun Golkar merupakan bentuk kecintaan Prabowo kepada partai beringin ini. Menurut Bahlil, hal ini tak bisa dilepaskan dari rekam jejak Prabowo yang pernah berproses dan berdinamika di Golkar. Bahkan, Bahlil memperkuatnya dengan memuji Prabowo sebagai sosok yang lebih memahami Golkar ketimbang dirinya, meskipun sang presiden sendiri adalah Ketua Umum Partai Gerindra. Oleh karena itu, Golkar merasa nyaman bekerja dengan Presiden Prabowo dan akan terus menjaga dan mencintai serta bersama-sama Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sampai masa pemerintahan selesai. Gayung bersambut, Prabowo membalas pujian Bahlil dengan pujian. Bahwa Bahlil merupakan sosok yang sangat cerdas, detail dan pintar menarik hati. Apalagi, ada video yang menampilkan foto masa lalu Prabowo ketika mengenakan jaket Golkar dan foto almarhum ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikoesoemo. Hati Prabowo makin terpikat. Prabowo mengakui bahwa ia belajar politik di Golkar. Karenanya, bersama Golkar, Prabowo merasa nyaman. Bahkan, Prabowo mengucapkan terima kasih khusus kepada Golkar karena kader-kader Golkar di kabinetnya bekerja dengan baik. Saling berbalas pujian antar keduanya tersebut menjadikan perayaan puncak peringatan HUT Ke-61 Partai Golkar sebagai panggung teater yang menampilkan dramaturgi politik, konsep yang dimajukan oleh sosiolog Erving Goffman. Dalam dramaturgi politik, ada panggung depan (front stage) dan panggung belakang (backstage) yang saling terkait, tapi menampilkan wajah berbeda. Bahlil memuji Prabowo dan Prabowo membelas pujian tersebut dengan memuji Bahlil adalah panggung depan yang dipertontonkan kepada publik. Pujian politik tersebut bukan sekadar basa-basi, melainkan disengaja untuk menampilkan realitas politik tertentu. Lalu bagaimana realitas politik sebenarnya di panggung belakang? Apa makna politik dari pujian Prabowo kepada Bahlil tersebut? Bahlil dan arah politik Golkar Saya menganalisis terdapat beberapa makna politik di balik saling berbalas pujian antara Prabowo dan Bahlil tersebut. Pertama, Golkar semakin menempati posisi strategis dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Tak sekadar strategis, tetapi juga menguat di antara partai koalisi yang lain. Tentu, posisinya tak bakal melampaui Gerindra, partainya Prabowo. Prabowo merasa nyaman dengan Golkar yang tetap menganggapnya sebagai keluarga besar partai beringin ini. Bagi Golkar dan Bahlil, Prabowo bukan ‘mantan’ kader Golkar, melainkan alumni Golkar. Selayaknya alumni yang mencintai almamaternya dan almamater yang mencintai alumninya. Di sinilah letak jeniusnya komunikasi politik Bahlil dalam memikat hati Prabowo. Kedua, saling berbalas pujian tersebut memberikan jawaban yang konklusif: Golkar solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Artinya, posisi Bahlil sebagai ketua umum mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo. Sehingga, desas-desus politik terkait retaknya partai beringin dan Munas luar biasa untuk mengganti Bahlil menjadi tidak relevan. Dukungan Prabowo kepada Bahlil ini tak bisa dilepaskan dari keberhasilan Bahlil dalam setahun kepemimpinannya menavigasi arah politik Golkar di antara pengaruh Jokowi dan Prabowo. Tidak mudah bagi seorang Bahlil menyeimbangkan pengaruh dua sosok yang secara politik sangat berpengaruh di negeri ini. Menjaga titik keseimbangan tersebut semakin mudah bagi Bahlil ketika Prabowo secara tegas menyatakan bahwa dirinya dan Jokowi adalah hopeng, sahabat dekat yang memiliki ikatan perkawanan yang mendalam. Karenanya, Bahlil perlu terus memastikan hubungan dua sahabat ini terjalin harmonis dan terhindar dari adu domba orang-orang di lingkaran dekat masing-masing. Ketiga, panggung HUT Ke-61 Partai Golkar sedikit menyingkap tabir arah koalisi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang. Arah politik Golkar dalam Pilpres 2029 mungkin tak berbeda jauh dengan sikap politiknya dalam Pilpres 2024: memberikan dukungan kepada Prabowo. Arah dukungan ini diperkuat dengan pernyataan Bahlil dalam pidato politiknya di momen HUT Ke-61 Partai Golkar, bahwa “Partai Golkar harus bersama-sama dengan Bapak Presiden dan Wakil Presiden sebagai partai koalisi yang mendukung pemerintahan. Sampai di mana selesainya, tergantung Bapak Presiden (Youtube Kompas TV, 5 Desember 2025).” Sinyal arah dukungan Golkar yang lain adalah usulan Bahlil untuk membentuk koalisi permanen demi menjaga stabilitas pemerintahan dan mencegah koalisi on-off. Koalisi permanen dimaksudkan agar partai politik tidak seenaknya keluar-masuk koalisi (in-out): masuk ketika pemilu usai dan keluar ketika menjelang pemilu. Koalisi permanen dapat dibaca tak sekadar ‘digunakan’ untuk pemerintahan saat ini, melainkan juga untuk menghadapi Pilpres 2029. Dan jika partai politik koalisi pemerintahan saat ini menjadi anggota koalisi permanen, berarti Golkar termasuk di dalamnya. Apalagi dalam banyak kesempatan, Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar menyatakan akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Papua pada Pemilu 2029. Artinya, Bahlil tak akan maju sebagai calon dalam Pilpres karena secara aturan tidak dibenarkan seseorang menjadi calon dalam dua ranah pemilihan yang berbeda secara bersamaan. Apakah ketiga makna politik pujian Prabowo kepada Bahlil di atas mendekati apa yang terjadi di panggung belakang? Entahlah. Hanya Prabowo beserta orang-orang terdekatnya, Bahlil beserta orang-orang terdekat dan Tuhan yang tahu persis realitas politik seperti apa yang terjadi di panggung belakang. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/12/08/13340011/makna-politik-pujian-prabowo-kepada-bahlil. Membership: https://kmp.im/plus6Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Selengkapnya